TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
Tentang
KOMPONEN-KOMPONEN KETERAMPILAN KELAS
Disusun Oleh :
REFNIA ANDRIANTI
(1620225)
Prodi :
PGSD
DOSEN PEMBIMBING :
YESSI RIFMASARI, M.Pd
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN STKIP ADZKIA
PADANG
2019
RINGKASAN MATERI KELOMPOK 2
KOMPONEN- KOMPONEN KETERAMPILAN MANAJEMEN KELAS
1. Pengertian komponen keterampilan manajemen kelas
Pengelolaan kelas terdiri dari dua kata, yaitu pengelola sendiri akar katanya adalah “kelolah” di tambah awaalan “pe” dan akhiran “an” ,istilah lain dari pengelolaan adalah “manajemen “. Manajemen adalah kata yang di adopsi dari bahasa inggris yaitu management, yang berarti katalaksanaan, tata pimpinan, pengelolaan.
Menurut Oemar Hamalik pengelolaan kelas adalah suatu kelompok orang yang melakukan kegiatan belajar bersama. Menurut Suharismi Arikunto, manajemen kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan blelajar mengajar atau membantu dengan maksud agar dicapai kondisi optimal sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar seperti yang diharapkan.
Dari beberapa pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan arti dari manajemen kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar dapat dicapai suatu kondisi yang optimal sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar seperti yang diharapkan.
2. Macam- macam komponen keterampilan kelas
a. Keterampilan mengadakan pendekatan secara pribadi.
Hubungan yang akrab dan sehat antara guru dengan peserta didik dan peserta diidk yang lainnya menjadi suatu keharusan di dalam sebuah kelas. Hal ini dapat terwujudnya jika guru memiliki keterampilan secara pribadi yang dapat diciptakan antara lain dengan :
1. Menunjukan kehagatan dan kepakaan terhadap kebutuhan peserta didik, baik dalam kelompok kelas maupun perorangan.
2. pemikiran peserta didik.
3. menunjukan kesiapan untuk membantu peserta didik.
b. Keterampilan mengorganisasikan.
Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung di kelas, guru sebagai seorang manajer berperan sebagai organisator yang mengatur dan memonitor kegiatan belajar- mengajar dari awal dimulainya hingga akhir kegiatan. Keterampilan- keterampilan yang harus dikuasai oleh guru agar bisa mengorganisasikan kegiatan belajar-mengajar adalah :
1. menjelaskan tujuan belajar yang akan dicapai kepada peserta didiknya.
2. membentuk komponen yang tepat.
3. mebagi perhatian pada berbagai tugas dan kebutuhan peserta didik.
c. Keterampilan membimbing dan memudahkan belajar.
Keterampilan ini memungkinkan guru membantu peserta didik untuk maju tanpa mengalami frustasi. Hal ini dapat dicapai jika guru menguasai keterampilan berikut ini .
1. Memberikan penguatan sebagai kegiatan yang mampu membangkitkan motivasi belajar peserta didik.
2. Mengembangkan supervisi proses awal, yaitu sikap tanggap guru terhadap peserta didik baik secara individu maupun kelompok yang dapat memungkinkan guru mengetahui apakah segala sesuatu berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan.
3. Mengadakan supervisi proses lanjut yan memusatkan perhatian pada penekanan dan pemberian bantuan ketika kegiatan belajar-mengajar berlangsung.
4. Mengadakan supervisi pemanduan yang memusatkan perhatian pada penilaian pencapaian tujuan dari berbagai kegiatan belajar yang dilakukan dalam rangka menyiapkan rangkuman dan pemantapan sehingga peserta didik saling belajar dan memperoleh wawasan yang menyeluruh. Ini dilakukan dengan menilai kemajuan peserta didik dan menyiapkan mereka untuk mengikuti kegiatan akhir belajarnya.
d.Keterampilan merencanakan dan melaksanakan kegiatan belajar-mengajar.
Membantu peserta didik melakukan kegiatan belajar, baik secara perorangan maupun klasikal merupakan tugas utama guru. Itulah sebabnya guru harus mampu membuat perencanaan kegiatan belajar-mengajar yang tepat bagi setiap peserta didik dan seluruh peserta didik dalam sebuah kelas serta mampu melaksanakan perencanaan tersebut.
Untuk membantu suatu perencanaan yang tepat, guru dituntut untuk mampu mendiaknosis kemampuan akademik peserta didiknya, memahami berbagai tipe belajar peserta didiknya memahami bakat dan minat peserta didiknya, dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil dagnostik tersebut, guru diharapkan mampu menerapkan kondisi dan tuntutan belajar berupa belajar mandiri, paket kegiatan belajar, belajar dengan teman sebaya, semulasi, dan sebagainya yang semuanya memadu peserta didik untuk menghayari pengalaman bekerja sama atau bekerja dengan pengarahan sendiri.
Keterampilan merencanakan dan melaksanakan kegiatan belajar-mengajar yang harus dikuasai oleh guru sebagai manajer kelas antara lain sebagi berikut.
1. Membantu peserta didik menetapkan tujuan belajar dan menstimulasi peserta didik untuk mencapai tujuan belajar tersebut.
2. Merencanakan kegiatan belajar bersama peserta didiknya yang mencangkup kriteria keberhasilan, langkah-langkah kerja, waktu, serta kondisi belajar.
3.Bertindak atau berperan sebagai penasehat bagi peserta didiknya bila diperlukan.
4.Membantu peserta didik menilai pencapaian dan kemajuannya sendiri. Ini berarti, guru memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk memperbaiki dirinya sendiri yang merupakan kerja sama guru dengan peserta didik dalam situasi pendidikan yang manusiawi.
3. Permasalahan dalam komponen kelas
Dalam menangani tugasnya, guru-guru sering menghadapi permasalahan dengan kegiatan-kegiatan didalam kelasnya. Permasalahan ini meliputi dua jenis juga, yaitu yang menyangkut pengajaran dan yang menyangkut pengelolaan kelas. Guru-guru harus mampu membedakan kedua permasalahan itu dan menemukan pemecahannya secara tepat. Amat sering terjadi guru-guru menangani masalah yangbersifat pengajaran dengan pemecahan yang bersifat pengelolaan dan sebaliknya.
Faktor- faktor permasalahan dalam komponen kelas terdiri dari :
1. Faktor yang bersumber dari guru
2. Faktor yang bersumber anak
3. Faktor yang bersumber dari dinamika kelas dan keluarga
PERTANYAAN
1. Bagaimana seorang guru melakukan kegiatan pribadi kepada siswa, apakah dilakukan diluar kelas atau didalam kelas.?
2. Apa pentingnya manajemen kelas bagi seorang guru ?
3. Bagaimana tindak lanjut dari faktor permasalahan dari anak?
JAWABAN
1. Pendekatan dari guru dilakukan bisa terjadi di luar kelas dan didalam kelas.
2. Pentingnya memanajemen kelas bagi seorang guru yaitu sangat penting supaya kondisi belajar yang baik proses belajar mengajar akan berjalan dengan baik.
3. Tindak lanjut dari faktor permasalah dari anak yaitu dengan cara berhadapan langsung dengan anak tersebut, dan menanyakan apa permasalah anak tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Syaiful Bahri Djamarah dan ASWAN Zain. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Mudasir. 2011. Manajemen Kelas . Pekanbaru : Zanafa Publishing.

materinya sangat lengkap dan bermanfaat sekali
BalasHapusBagus sangat
BalasHapusOke banget blognya
BalasHapusOke banget blognya
BalasHapusSngat brmnfaat
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusTerimakasih sudah berbagi kak
BalasHapusMantap
BalasHapus